Tips Hemat Listrik Pada AC

Diposting oleh STUFY LYFE STYLE Rabu, 08 Juli 2009

Kodrat Indonesia sebagai negara tropis memunculkan keluhan tersendiri. Udara yang cenderung panas sepanjang tahun bisa bikin gerah siapa saja. Masyarakat pun makin akrab dengan “teknologi” yang mampu melenyapkan keluhan itu dengan gampang.

Adalah Air Conditioniner atau yang lebih dikenal warga dengan “AC”. Di beberapa kalangan masyarakat, AC kini menjadi kebutuhan hidup. Untuk alasan kenyamanan, AC lazim terlihat di rumah-rumah. Tak perlu mencari rumah mewah untuk bisa melihat kotak besar warna putih tergantung di dinding luar rumah.

Di gedung perkantoran dan pusat-pusat perbelanjaan AC lebih lebih diterima sebagai fasilitas standar. Berdasar hasil penelitian, penggunaan AC di pusat-pusat bisnis tersebut berkontribusi hingga 70% dari total konsumsi listrik.

Agar tagihan listrik di hunian kita tidak menguras kantong, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Tentu tanpa mengurangi kenyamanan. Kuncinya, kita mampu mengontrol pemakaiannya. Berikut caranya;

  1. Sesuaikan kapasitas AC dengan ukuran ruangan anda.
    Satuan daya AC di pasaran biasa dikenal sebagai PK (Paard Kracht). PK adalah sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan BTU (British Thermal Unit). BTU berfungsi menentukan tingkat kesejukan udara yang dihasilkan. Semakin tinggi tingkat kedinginan, maka semakin besar PK nya.
    Untuk menghitung PK AC yang dibutuhkan dapat digunakan rumusan:
    Panjang ruangan (m) x lebar ruangan (m) x tinggi ruangan/3 (m) x 500.
    Standar yang berlaku selama ini adalah sbb: 1/2 PK = 5000 BTU/hr, 3/4 PK = 7000 BTU/hr, dan 1 PK = 9000 BTU/hr.
  2. Jangan letakkan perangkat AC tepat di atas pintu ruangan.
    Pasalnya, ini akan membuat udara lebih mudah keluar ke ruangan yang lain. Kondisi ini jelas akan membuat AC bekerja jauh lebih keras untuk menyegarkan ruangan saat pintu dibuka.
  3. Jangan letakkan perangkat AC terlalu dekat dengan atap/plafon.
    Pasalnya, AC mengambil udara dari atas sehingga bila terlalu dekat dengan plafon akan menyebabkan ruang udara yang masuk tidak maksimal karena ruangannya sempit.
  4. Mencuci filter AC secara teratur sebulan sekali. Juga lakukan pencucian evaporator teratur tiga bulan sekali.
  5. Mematikan AC saat tidak digunakan atau pun sedang bepergian.
  6. Selalu menutup pintu saat Anda keluar masuk ruangan. Ini supaya AC tidak terlalu banyak mengkonsumsi listrik demi menjaga kesegaran ruangan.
  7. Mengatur suhu AC sesuai kebutuhan. Semakin dingin suhu maka konsumsi listriknya juga semakin besar. Akan lebih bijak jika suhu diatur sesuai anjuran pemerintah, yaitu pada angka 25 derajat Celcius.

0 komentar

Posting Komentar

Followers

Video Post